Meski Sudah Diprotes 10 Ribu Warga, “Bibi Genit” Tetap Bernyanyi dan Bergembira

Meski Sudah Diprotes 10 Ribu Warga, “Bibi Genit” Tetap Bernyanyi dan Bergembira

SUARABMI.COM - Keberadaan “bibi genit” atau pengamen perempuan yang berasal dari daratan dengan pakaian seperti kurang bahan, meliuk-liuk seperti cacing kepanasan sudah lama menjadi perhatian warga.

Bahkan, tak hanya memperhatikan saja, beberapa kali warga melakukan protes akan dampak yang ditimbulkannya. 
[post_ads]
“Bibi Genit” merupakan kelompok pengamen jalanan yang selain menyanyi juga menyuguhkan tarian-tarian er0tis ditempat terbuka dituding tak hanya mendatangkan suara bising yang menganggu warga yang tinggal di seputaran taman Tuen Mun saja, melainkan warga menuding, keberadaan “Bibi Genit” merusak moral dan etika lansia dan anak-anak kecil serta remaja.

Bagaimana tidak, seperti dalam gambar, tarian mereka dengan pakaian seronok memamerkan organ dalam di tempat terbuka tentu bukan tontonan yang lauak bagi usia lansia terlebih lagi remaja belum cukup usia.
[post_ads_2]
Sabtu (06/07/2019) kemarin 10-an ribu warga sekitar tumpah ruah melakukan aksi protes agar otoritas setempat melarang keberadaan mereka dengan alasan tersebut diatas.

Namun, saat pemrotes berlalu, tante genit kembali ke taman, menggelar lapak dagangan berdendang, mencari uang dari liukan erotis yang mereka suguhkan. 

Dengan tetap seperti biasanya, mereka dikerumuni oleh para kakek lansia sebagai pemuja dan penikmat mereka. Entah sampai kapan kondisi ini akan tetap berjalan. Semoga ada jalan keluar.

apakabar