TKW Hongkong Ini Diusir Majikannya Tengah Malam Gara - Gara Cekcok Dengan Majikannya

TKW Hongkong Ini Diusir Majikannya Tengah Malam Gara - Gara Cekcok Dengan Majikannya

SUARABMI.COM - Seorang pekerja rumah tangga Filipina berusia 44 tahun menelepon polisi dan meminta bantuan setelah diusir dari rumah majikan pada tengah malam di Sheung Shui, New Teritori, pada hari Senin kemarin.

Wanita itu mengklaim dia dipecat setelah bertengkar dengan majikannya, sebagaimana dinukil suara bmi dari situs web berita HK01.com. Majikan kemudian memaksanya untuk meninggalkan rumah. Dia tidak punya tempat untuk pergi dan menelepon polisi setelah berkeliaran di sekitar Stasiun MTR Sheung Shui. Polisi sedang menyelidiki insiden itu.
[post_ads]
Lau Ka-mei dari Federasi Serikat Pekerja Rumah Tangga Asia Hong Kong mengatakan bahwa kasus ini mengungkapkan kurangnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga. Organisasi non-pemerintah memang dapat menyediakan tempat sementara, tetapi tempatnya terbatas.

Lau menyarankan agar pemerintah membangun tempat perlindungan bagi pekerja yang tertekan.
[post_ads_2]
Cheung Kit-man, ketua Asosiasi Agen Ketenagakerjaan Hong Kong, mengatakan bahwa majikan dan karyawan dapat memutuskan kontrak kerja dengan memberikan pemberitahuan tertulis tidak kurang dari satu bulan atau dengan membayar upah satu bulan kepada pihak lain. Majikan juga harus menyelesaikan semua gaji, liburan, pembayaran pesangon, dll. Dalam waktu tujuh hari setelah pemutusan hubungan kerja.

Pekerja rumah tangga hanya bisa tinggal di Hong Kong selama 14 hari setelah putus kontrak jika tidak segera mendapat kontrak baru.