Demonstran Hongkong Tewas Terjatuh Dari Gedung setinggi 20 meter, RUU Extradisi Ditunda

Demonstran Hongkong Tewas Terjatuh Dari Gedung setinggi 20 meter, RUU Extradisi Ditunda

SUARABMI.COM - Seorang pria Hong Kong yang ikut memprotes usulan RUU ekstradisi tewas pada Sabtu malam setelah jatuh dari gedung setinggi 20 meter.

Pria 35 tahun yang bermarga Leung, dikirim ke rumah sakit setelah jatuh dari perancah sebuah bangunan. Dia dinyatakan meninggal pada pukul 10.20 malam oleh rumah sakit.

Menurut laporan, pria itu terlihat berdiri di perancah Pacific Place di Admiralty sekitar pukul 4 sore pada hari Sabtu.
[post__ads]
Mengenakan jas hujan kuning, ia menggantung spanduk bertuliskan "Tidak ada ekstradisi ke China" dan konten lainnya dari perancah, sambil berdiri di samping spanduk itu. Spanduk-spanduk itu juga memuat pernyataan yang menyerukan pengunduran diri Ketua Eksekutif Hong Kong Carrie Lam dan pembebasan mahasiswa yang ditahan yang terlibat dalam protes pada 12 Juni.

Setelah menerima telepon dari staf keamanan gedung, polisi dan petugas pemadam kebakaran tiba. Mereka kemudian mulai memblokir jalan dan mengevakuasi pejalan kaki di tempat kejadian. Sebuah bantal karet besar diletakkan di trotoar di bawah perancah dan seorang ahli dikirim untuk berbicara dengan pria itu, mencoba mendesaknya untuk mundur ke tempat yang aman.
[post_ads_2]
Namun, setelah berdiri di sana sekitar lima jam, pria itu tiba-tiba keluar dari perancah. Empat petugas pemadam kebakaran berlari ke depan dalam upaya untuk menyeretnya kembali, tetapi pria itu akhirnya jatuh ke trotoar, merelset dari bantal karet.

Pria itu kehilangan nyawa sebelum tiba di rumah sakit. Rumah sakit mengumumkan kematiannya pada pukul 10:20 malam. Polisi kemudian menyatakan bahwa dia mati karena bunuh diri.

Pada jam 3 sore pada hari Sabtu, Lam mengumumkan pemerintahnya akan menunda amandemen kontroversial terhadap RUU ekstradisi tanpa batas. Lam mengatakan pemerintah tidak akan menarik kembali tagihan dan menolak untuk menjawab pertanyaan apakah dia akan mengundurkan diri dari jabatannya.