Banyak Majikan Tidak Suka TKW nya Bermain HP Terus, Ini Kata Mereka

Banyak Majikan Tidak Suka TKW nya Bermain HP Terus, Ini Kata Mereka

SUARABMI.COM - Ponsel semakin menyebabkan keretakan hubungan antara pembantu rumah tangga dengan majikan di negara penempatan. Jumlah pengaduan tentang TKW yang menggunakan telepon meningkat dua kali lipat dalam dua tahun terakhir. 

Keluhan penggunaan HP berlebihan ini mencapai 20% dari seluruh aduan dan keluhan. Tujuh dari setiap 10 majikan mengatakan tidak suka kalau pembantunya memakai HP.

Banyak majikan mengklaim bahwa pekerja mereka menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bermain telepon dan media sosial mereka daripada melakukan pekerjaan mereka.
[post_ads]
Ms Ng mengatakan beberapa majikan juga khawatir pembantu akan menjadi kecanduan menggunakan ponsel mereka dan akhirnya mencuri untuk membiayai kebiasaan itu.

Sebuah jajak pendapat 670 pembantu rumah tangga di Singapura oleh Organisasi Kemanusiaan untuk Migrasi Ekonomi (Rumah) menunjukkan bahwa setidaknya 70 persen dari mereka mengalami pembatasan komunikasi, dengan lebih dari 100 mengatakan majikan telah mengambil telepon mereka.

Ponsel menurut para majikan sangat mengkawatirkan karena akan menggangu perhatian mereka kepada anak dan pasien yang mereka jaga karena sibuk dengan ponsel.

Suatu kali, ibunya hampir terpeleset dan jatuh di toilet ketika pelayan menggunakan teleponnya kata Sim CK, salah seorang majikan sebagaimana dilansir suara BMI dari Straittimes.

Beberapa agen mengatakan kebanyakan pekerja mempunyai 2 ponsel dimana yang satu diserahkan kepada majikan untuk digunakan waktu libur saja dan satunya lagi disembunyikan untuk dipakai harian.
[post_ads_2]
"Saya bertanya kepada majikan saya apakah saya bisa punya telepon dan dia bilang tidak, katanya. Aku harus tetap berhubungan dengan suamiku, ibu yang sakit, dan tiga anak. Setelah aku mendapatkan telepon, aku merasa bersalah. Aku tahu kewajibanku sebagai pelayan, tetapi aku tidak tahu harus berbuat apa lagi." Kata Girlie Rencodo Gulay, seorang pekerja rumah tangga dari Filipina.

Tapi tidak semua majikan tidak setuju, ada yang baik baik saja pembantunya memakai telepon seperti yang dialami oleh Yang MS, karena pembantunya bisa mencari resep online saat memasak.