413 TKI dan TKW Kaburan Dibekuk Dari Tempat Proyek Bangunan, Pabrik dan Panti Pijat

413 TKI dan TKW Kaburan Dibekuk Dari Tempat Proyek Bangunan, Pabrik dan Panti Pijat

SUARABMI.COM - Badan Imigrasi Nasional (NIA) Taiwan dilaporkan berhasil menangkap sebanyak 413 pekerja migran kbauran pada hari Sabtu (15 Juni 2019) dari sejumlah tempat konstruksi di Taiwan.

Ratusan pekerja migran yang mayoritasnya merupakan warga negara Vietnam dan Indonesia, ditangkap petugas NIA Taiwan karena terbukti telah bekerja secara ilegal di pabrik dan lokasi konstruksi bangunan di negeri Formosa.

Tercatat dari bulan Januari hingga Juni tahun ini, NIA Taiwan terus melaksanakan operasi razia untuk menangkap pekerja migran ilegal yang berstatus overstayed.
[post_ads]
Pada bulan Mei lalu, Badan Imigrasi Nasional Taiwan melakukan penyisiran untuk menangkap ratusan pekerja migran yang telah bekerja di Taiwan secara ilegal.

Pihak NIA Taiwan mengatakan bahwa pihaknya memobilisasi satuan tugas khusus untuk melakukan inspeksi di 173 lokasi dan menangkap 413 pekerja migran kaburan yang bekerja secara ilegal, serta 118 pengusaha atau majikan dan agen tenaga kerja, laporan CNANews.

Mayoritas warga negara asing yang ditangkap dalam razia tersebut adalah warga negara Vietnam dan tenaga kerja Indonesia (TKI).

Mayoritas pekerja migran laki-laki ditangkap di lokasi konstruksi dan pabrik, sementara banyak tenaga kerja wanita (TKW) ditemukan bekerja secara ilegal sebagai pelayan di restoran dan tukang pijat di sejumlah panti pijat di Taiwan.

Aksi penggerebekan ini adalah putaran kedua upaya pemberantasan tenaga kerja migran ilegal oleh NIA Taiwan pada bulan ini.

Kepala NIA Taiwan, Chiu Feng-kuang mengingatkan warga negara asing yang bekerja secara ilegal di Taiwan untuk menyerahkan diri sesegera mungkin sebagai bagian dari program amnesti 6 bulan yang memberikan keringanan hukuman kepada WNA yang melanggar aturan keimigrasian di Taiwan.
[post_ads_2]
Program amnesti ini akan berakhir pada tanggal 30 Juni dan setelahnya pihak NIA Taiwan akan menjatuhkan sanksi yang lebih berat kepada pelanggar aturan keimigrasian di Taiwan.

Kapten satuan NIA cabang Nantou, Chen Chieh –chang mengatakan bahwa masih ada calo yang secara ilegal memperkenalkan migran asing atau turis ke pekerjaan berupah rendah di Taiwan.

Chen mengimbau warga masyarakat untuk tidak mempekerjakan orang asing tanpa izin kerja yang layak, atau akan menghadapi denda yang berkisar antara NT $ 150.000 hingga NT $ 750.000.

年代新聞CH50, NOWnews, CNANews, HK.on.cc, Taiwannews, indogo