Kenapa Orang Baik Selalu Saja Tersakiti? Karena Orang Baik Selalu Memandang Orang Lain Tulus

Kenapa Orang Baik Selalu Saja Tersakiti? Karena Orang Baik Selalu Memandang Orang Lain Tulus

SUARABMI.COM - Ayo siapa yang pernah kayak gini, melihat orang lain selalu tulus, tapi akhirnya selalu saja dikecewain sebab salah dalam menafsirkan bahwa dia bukan orang baik.

Menyesal? sedih? kecewa? pasti akan dirasakan, bukan? pasti. Tapi sebagian bertanya, kenapa orang baik selalu saja tersakiti? karena orang baik selalu memandang orang lain tulus.

Dan jika ini selalu terjadi kepadamu, berbahagialah karena kamu tergolong orang yang baik dan tulus, meski kamu harus selalu tersiksa sebab kebaikanmu yang selalu berakhir sia-sia.
[post_ads]
Menyesal? jangan menyesal, karena Allah punya sesuatu untukmu, Allah punya kebaikan sebagai ganti dari rasa kecewa yang kamu rasakan selama ini.

Untuk itu, jangan pernah kamu merasa menyesal atas kebaikan yang sudah terlanjur kamu persembahkan kepada orang lain, karena bagaimanapun kebaikan itu akan kembali kepadamu suatu saat nanti.

Allah akan mmeberimu balasan atas ketulusan yang orang lain sia-siain, bahkan balasan itu akan membuatmu sangat bersyukur nanti.

Oleh sebbab itu, biarkan orang lain selalu mengabaikan kebaikanmu, biarkan orang lain membalas kebaikanmu dengan hal yang menurutmu tidak pantas, karena kebaikan yang lebih besar akan Allah datangkan dengan sempurna.
[post_ads_2]
Maka tidka usah kamu merasa sedih, tidak usah kamu merasa frustasi, walau manusia seakan membuang kebaikan dan ketulusanmu begitu saja, karena Allah masih mencatatnya dengan sempurna, dan pastinya Allah telah menyediakan balasan yang sempurna pula untukmu.

Sebab nanti, Allah akan mengembalikan kepadamu dengan kebaikan yang kamu pun tidak akan pernah menyangkanya, yang kamu pun akan tercengang dengan kejutan-kejutan Allah yang tersembahkan.

Allah itu maha baik dalam mengatur segalanya, termasuk balasan ketika kebaikanmu disia-siakan oleh orang lain, maka pastikan kamu tidak pernah lelah untuk tetap berlaku tulus dan berbuat baik.

humairoh