Berbohong Telah Diperk0sa Majikannya, TKW Ini Dipenjara 3 Bulan

Berbohong Telah Diperk0sa Majikannya, TKW Ini Dipenjara 3 Bulan

SUARABMI.COM - Salah seorang pekerja wanita Indonesia (TKW) yang bekerja di Singapura harus masuk penjara selama 3 bulan karena fitnah majikannya yang berusia 70 tahun.

Dina Melina (32) mengaku telah memberikan laporan palsu kepada kepolisian Singapura. Dina mengaku jika ia telah diperkosa majikan, yang sebenarnya mereka melakukan hubungan layaknya suami istri tersebut  atas dasar suka sama suka. Terdakwa telah mengakui seluruh kesalahannya  pada Selasa (13/02/18) lalu.
[post_ads]
Kronologi sebenarnya adalah; Dina bertemu dengan pria tersebut pada tahun 2012 di sebuah kantor kedutaan. Tahun 2013, Dina bekerja di rumah pria tersebut sebagai pembantu rumah tangga. Majikan tidak tinggal satu atap di mana Dina bekerja, tapi ia kerap datang menengok keluarganya. Desember 2016, terdakwa meminjam uang sebesar  1000 dolar Singapura atau setara Rp. 10.000.000. Saat ditagih, Dina mengaku tidak memiliki uang. Bahkan, ia menawarkan diri siap melakukan apa saja, guna melunasi hutangnya tersebut. Lalu sri pria meminta Dina untuk melakukan hubungan intim dengannya, Dina pun meyetujui. Hubungan seksual suka sama suka tersebut  terjadi pada April 2017 silam.

Tidak lama kemudian, Terdakwa kembali meminjam uang  dengan jumlah yang sama kepada pria tersebut  dengan alasan untuk periksa kesehatan. Namun, lagi-lagi Dina tidak sanggup membayar. Majikan tersebut  meminta untuk memegang payudara Dina, dan yang bersangkutan pun mengizinkan. Peristiwa tersebut terjadi pada Mei, 2017 silam.
[post_ads_2]
Dengan akal liciknya , Dina berpura-pura berperan menjadi menantu pria tersebut.Dia mengirimkan SMS berisi ancaman jika ia mengetahui peristiwa  yang dilakukan mertuanya bersama Dina. Ia pun  meminta tebusan sebesar 3000 dolar Singapura, atau setara dengan 30 juta rupiah. Uang tersebut harus diberikan kepada Dina. Jika tidak diberikan, Dina mengancam, akan melaporkan peristiwa tersebut ke seluruh keluarga majikan. Alih-alih mendapatkan uang yang diinginkan, Dina justru berhadapan dengan hukum di Negeri Singa yang memberlakukan denda sebesar 5000 dolar Singapura dan ancaman hukuman lima tahun penjara bagi seseorang yang memberi pernyataan palsu. Vonis yang diberikan pengadilan kepada Dina lebih ringan, karena terdakwa hanya dijatuhi tiga bulan hukuman  penjara